Fungsi Pembentuk undang-undang disebut juga fungsi?

materipintar

Fungsi Pembentuk undang-undang disebut juga fungsi?

a. legislatif
b. pengawasan
c. kontrol
d. anggaran
e. pengambilan keputusan

Kunci jawaban soal :

Jawaban: A. legislatif

Pembahasan :

Fungsi pembentuk undang-undang, juga dikenal sebagai fungsi legislatif, merujuk pada peran dan tanggung jawab lembaga legislatif dalam menciptakan, mengubah, dan mengesahkan undang-undang. Lembaga legislatif biasanya merupakan badan pemerintahan yang terdiri dari anggota terpilih, seperti parlemen, dewan perwakilan rakyat, atau kongres.

Berikut ini beberapa penjelasan tentang fungsi pembentuk undang-undang:

1.Membuat undang-undang baru

Lembaga legislatif memiliki kewenangan untuk merumuskan dan mengusulkan undang-undang baru.

Anggota legislatif dapat mengidentifikasi masalah yang membutuhkan tindakan hukum, melakukan penelitian, mendiskusikan, dan mengajukan proposal undang-undang untuk membahas isu-isu tersebut.

Proses pembuatan undang-undang melibatkan serangkaian langkah, seperti pembahasan, perumusan, perubahan, dan pengesahan di dalam lembaga legislatif.

2.Mengubah undang-undang yang ada

Fungsi pembentuk undang-undang juga melibatkan peran untuk mengubah, memperbarui, atau menyesuaikan undang-undang yang sudah ada.

Undang-undang dapat direvisi untuk mengatasi perubahan kebutuhan masyarakat, perkembangan sosial, ekonomi, atau teknologi, serta kebijakan publik yang berkaitan.

Proses perubahan undang-undang melibatkan diskusi, debat, dan pemungutan suara di lembaga legislatif.

3. Pengesahan undang-undang

Setelah undang-undang diajukan dan melalui proses pembahasan yang tepat di lembaga legislatif, langkah terakhir adalah pengesahan undang-undang.

Pengesahan biasanya dilakukan dengan pemungutan suara oleh anggota legislatif.

Undang-undang yang disetujui akan ditandatangani oleh pejabat yang berwenang, seperti kepala negara atau kepala pemerintahan, untuk kemudian menjadi hukum yang sah.

4. Pengawasan pelaksanaan undang-undang

Selain fungsi pembentukan undang-undang, lembaga legislatif juga bertanggung jawab dalam mengawasi pelaksanaan undang-undang.

Anggota legislatif memainkan peran penting dalam memantau apakah undang-undang yang telah disahkan dilaksanakan secara efektif dan sesuai dengan niat awal undang-undang tersebut.

Mereka dapat melakukan evaluasi, melakukan penyelidikan, dan mengajukan pertanyaan kepada eksekutif atau badan pelaksana yang bertanggung jawab atas pelaksanaan undang-undang.

Fungsi pembentuk undang-undang merupakan salah satu pilar penting dalam sistem pemerintahan demokratis.

Melalui proses ini, kebijakan publik dibahas dan diimplementasikan dalam bentuk undang-undang yang memengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat.