Masyarakat Madani : Pengertian , Ciri , Karakteristik dan Contohnya

By | July 8, 2019

Masyarakat Madani – Tahukah kamu apa itu masyarakat madani ? Kamu yang belum tahu harus tahu nih. Nah, Masyarakat madani merupakan masyarakat yang sangat diinginkan pastinya oleh kita. Penasaran kan apa itu masyarakat madani?. Yuk simak artikel di bawah ini, yang akan dipaparkan oleh penulis  yakni mengenai masyarakat madani. Berikut ini yang akan dipaparkan dalam artikel di bawah ini adalah pengertian masyarakat madani, ciri-ciri masyarakat madani, karakteristik masyarakat madani, contoh masyarakat madani, serta masyarakat madani dalam Islam. Berikut paparannya di bawah ini:

Pengertian Masyarakat Madani Menurut Para Ahli

masyarakat madani

Beberapa diantara definisi masyarakat madani menurut para ahli adalah sebagai berikut:

  1. Nurcholish Madjid

Pengertian masyarakat madani adalah masyarakat yang ada di dalam peradaban Islam. Yang dimaksud ialah masyarakat yang berada di Kota Madinah, sebiahwilayah yang di bangun oelh Nabi Muhammad SAW.

  1. Thomas Paine

Pengertian masyarakat madani adalah sebuah wilayah yang menjadi tempat hidup sekumpulan manusia. Didalamnya mereka mengembangkan kepribadiannya serta meluapkan keinginan pribadi tanpa mengganggu orang lain.

  1. Dawan Rahardho

Pengertian masyarakat madani adalah proses terbentuknya sebuah peradaban manusia yang didasari nilai kebijaksanaan

  1. J. S. Poerwadarminton

Pengertian masyarakat madani adalah masyarakat kota. Perlu dipahami juga pemakaian kata kota bukan berarti merujuk pada letak geografis suatu wilayah. Namun pada kepribadian yang pantas untuk masyarakat kota. Sehingga makna yang terkandung didalamnya bukan untuk mengartikan asal suatu masyarakat. Namun pada sikap kepribadian yang berperadaban

Jadi pengertian masyarakat madani adalah sekolompok masyarkat yang mampu membangun negaranya secara beradab dan menjunjung tinggi nilai-niali kemanusiaan, masyarakat demokratis serta yang maju dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ciri Ciri Masyarakat Madani

Berikut beberapa ciri-ciri masyarakat madani diantaranya:

  1. Adanya nilai dan norma sosial

Masyarakat madani mengakui adanya hak dan kebebasan individu yang dibuktikan dengan perwujudan nilai dan norma sosial dalam kehidupan bermasyarkat. Masyarakat madani hidup berdasarkan aturan hukum dan konvensi yang berlaku serta ketaatan pada Tuhan Yang Maha Esa

  1. Memiliki peradaban yang tinggi

Sesuai dengan namanya, masyarakat madani memiliki peradaban yang tinggi. Peradaban tersebut dapat dibuktikan dengan majunya teknologi dan ilmu pengetahuan saat ini.

Di samping itu, peradaban dalam kehidupan masyarakat pun dapat ditunjukkan melalui adab dan tata krama terhadap sesama manusia yang aturannya didapatkan dari norma sosial dan norma keagamaan.

  1. Adanya ruang publik yang bebas

Masyarakat madani juga berhubungan erat dengan prinsip-prinsip demokrasi dan salah salah satu tanda demokrasi adalah adanya rupblik yang memungkinkan masyarakat untuk mengutarakan opininya

Kebebasan setiap warga untuk menyuarakan pendapatnya dilindungi oleh undnag-undang yang berlaku. Namun, adanya ruang publik harus dimanfaatkan dengansebaik-baiknya. Jangan sampai timbul perpecahan akibat penggunaan hak berpendapat yang melampaui batas.

  1. Adanya supremasi hukum

Sebagai kekuasaan tertinggi dalam hukum, artinya keadilan dapat tercapai apabila dapat tercapai apabila hukum ditempatkan pada posisi tertinggi dalam penyelenggaran pemerintahan dan bertindak secara netral tanpa memandang kepentingan golongan tertentu

  1. Adanya partisipasi sosial

Salah satu tanda terwujudnya karakteristik masyarakat madani yang menjunjung tinggi asas gotong royong demi tercapainya kepentingan bersama. Tentunya, agar tujuan masyarakat dapat di capai, perlu adanya keselarasan antara hak dan kewajiban

Karakteristik Masyarakat Madani

  1. Adanya kemandirian, keswadayaan, independensi dari warga sebagai kekuatan yang mampu mengontrol kekuasaan negara
  2. Adanya seperangkat nilai, norma dan aturan bersama yang dipatuhi seluruh masyarakat
  3. Adanya gerakan-gerakan perlindungan hak-hak warga, konsumen, kaum minoritas dan korban kekerasan
  4. Adanya perkumpulan berbasis keagamaan, aliran kepercayaan, kesukuan, kebudayaan yang membela hak-hak kolektif
  5. Adanya pengorganisasian warga yang bergerak di bidang produksi danpenyebaran ide-ide, berita, informasi publik dan pengetahuan umum
  6. Adanya perkumpulan dan jaringan perdagangan yang produktif

Bahmueller berpendapat bahwa masyarakat madani memiliki karakteristik sebagai berikut:

  1. Individu dan kelompok terintegrasi melalui kontak dan interkasi sosial
  2. Adanya sistem kekuasaan altenatif yang mengakomodasi kepentingan-kepentingan yang mendominasi masyarakat
  3. Adanya program-program pembangunan yang dirancang oelh pemerintah yang diseleraskan dengan program-program pembangunan berbasis masyarakat
  4. Kepentingan-kepentingan individu dan negara dapat dijembatani oleh organisasi yang menampung masukan terhadap keputusan pemerintah
  5. Kreativitas masyarakat berkembang meskipun pada mulanya terhambat akibat kekuasaan rezim totalier
  6. Tumbuhnya kesetiaan dan kepercayaan yang membuat individu-individu mengakui keterkaitannya dengan orang lain serta tidak mementingkan diri sendiri
  7. Kebebasan masyarakat dinaungi oleh lembaga-lembaga sosial yang mampu menampung beragam perspektif

Contoh Masyarakat Madani

  1. Membayar pajak tepat pada waktunya
  2. Menaati peraturan lalu lintas
  3. Menjaga lingkungan seperti ridak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan lingkungan
  4. Membuat KTP atau Kartu Tanda Penduk saat berumur 17 tahun, SIM untuk berkendara
  5. Jenjang pendidikan dalam masyarakat sudah merata
  6. Keadaan sosial ekonomi yang stabil. Kondidi perekonomian nasional yang stabil sehingga siap untuk bersaing dengan pasar dalam era globalisasi
  7. Terpenuhinya lapangan pekerjaan bagi setiap warga, sehingga angka pengangguran rendah

Masyarakat Madani Dalam Pandangan Islam

Konsep masyarakat madani menurut agama islam tercermin dalam surat Saba’ ayat 15 yang artinya:

“sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda-tanda kekuasaan Tuhan di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (kepadamereka dikatakan): ‘makanlah olehmu dari rizki yang dianugerahkan Tuhan dan bersyukurlah kamu kepadaNya. Negerimu adalah negeri yang baik dan Tuhanmu adalah yang Maha Pengampun’“.

Firman tersebut menjelaskan bahwa contoh masyarakat madani terdahulu dapat ditemukan pada masyarakat Saba’, yakni orang-orang yang hidup pada masa Nabi Sulaiman. Selain dari kisah kaum Saba’ perwujudan masyarakat madani juga dapat kita peroleh dari kehidupan rakyat Madinah ketika ditandatanganinya Perjanjian Madinah antara Rasulullah SAW dan para Muslim Madinah dengan penduduk Yahudi.

Perjanjian tersebut berisi kesepakatan yang mengakomodasikan keperluan masyarakat Muslim dan Yahudi sehingga untuk menghindari perpecahan yang akan terjadi. Adanya aturanhukum yang menata kehidupan masyarakat majemuk di Kota Madinah pada awaktu itu merupakan cerminan karakteristik masyarakat madani. Masyarakat Madinah pada masa kepemimpinan Rasulullah dianggap sebagai cikal bakal masyarakat madani yang demokratis.

Nah itulah paparan artikel mengenai masyarakat madani, jadi masyarakat madani adalah sekolompok masyarkat yang mampu membangun negaranya secara beradab dan menjunjung tinggi nilai-niali kemanusiaan, masyarakat demokratis serta yang maju dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Nah jadi mengapa itulah tidak heran jika itu merupakan suatu masyarakat yang sangat kita harapkan.

Baca juga : Organisasi Adalah

Jika kamu ingin menyelusuri lebih dalam lagi mengenai masyarakat madani, kamu bisa cari makalah mengenai masyarakat madani. Terimakasih kepada pembaca yang sudahmenyimak artikel di atas dari awal hingga akhir, semoga ilmunya bermanfaat. Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan, penulis mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya